Kompleks Kampus STPMD "APMD" Yogyakarta, 23 - 25 Februari 2012
  • 5 Katakan dengan Fotomu
    Foto yang kuat tentu dihasilkan dari kamera yang hebat. Dengan harga jutaan rupiah yang mampu mengambil banyak warna dan objek secara tajam baik dari jarak jauh mupun dekat. Tetapi bagi seorang blogger semacam Pamantyo, anggapan tersebut tidak berlaku.
  • 5 Sekolah Jurnalistik via Online
    Sekolah tidak perlu ruang kelas yang nyaman dengan AC dan meja yang meja-kursi yang bersih. Tidak pula butuh guru atau dosen yang memegang gelar mentereng nan banyak. Sekolah bisa diwujudkan cukup dengan jaringan interne.
  • 5 Ngeblog dari A-Z
    Weblog (biasa disingkat blog) tumbuh bak jamur di musim hujan. Banyak blogger yang mengelola dengan asal-asalan. Namun tak sedikit blog yang dikelola dengan serius sehingga tak hanya menhasilkan muatan yang bermanfaat namun juga bisa menjadi pendulang uang bagi pemiliknya. Bagaimana mengelola blog dengan baik? Bagaimana agar blog tak hanya bermanfaat bagi pengunjung, namun juga memberi kontribusi penting dalam membangun reputasi dan financial bagi pemiliknya? Lokakarya ini akan mengupas tuntas dunia blogging.
  • 5 Bikin Bahasa Daerahmu Jadi Bahasa Komputer
    Workshop ini mengajak peserta untuk membuat bahasa antarmuka (GUI) sistem operasi komputer (BlankOn Linux) dalam bahasa daerah. Proyek alihbahasa dan pengembangan Blankon Linux dalam bahasa daerah sudah dilakukan oleh Komunitas BlankOn Banyumas (Bahasa Banyumas) dan Priangan Timur (Bahasa Sunda). Lewat antarmuka bahasa daerah, para pengguna komputer yang tidak memiliki kemampuan bahasa Inggris bisa mengakses teknologi itu secara lebih mudah.
  • 5 Pewarta warga
    Pewarta warga (citizen journalism) menjadi sangat populer seiring makin banyaknya media yang dikelola oleh suatu komunitas maupun individu. Keberadaan pewarta warga diyakini mampu menjadi penyeimbang atas kecenderungan media arus utama yang bersifat terpusat dan hegemonik. Sayangnya, belum banyak referensi yang bersifat panduan (how to) bagi pewarta warga untuk menjalankan aktivitasnya.

Liputan Foto Terbaru


Tulisan Terbaru:

Jumat, 24 Februari 2012 | 17:29 WIB Swadesta Aria

Ruangan Kecil, Peserta Tetap Antusias

Lokakarya bertajuk "Online Media Research: Konten Laris Manis Bagaimana?" hari Jumat (24/2) dihadiri banyak peserta. Banyaknya peserta yang memenuhi ruang A5 STPMD "APMD" ini sedikit membuat panitia kewalahan.
Jumat, 24 Februari 2012 | 17:27 WIB Swadesta Aria

Budi Putra: Indonesia Kurang Konten Lokal

Konsultan Viki.com, Budi Putra mengatakan bahwa Indonesia sangat kekurangan konten online lokal.
Jumat, 24 Februari 2012 | 17:12 WIB Prima SW

Foto yang Merekam dan Mengkritik

Dua bocah lelaki duduk santai di depan sebuah minimarket. Salah satunya dengan kaki di atas meja. Botol minuman beralkohol golongan A juga nampang di atas meja. Demikian deskripsi foto berjudul “Dua Tuan Kecil” yang ditayangkan pemateri Lokakarya “Katakan dengan Fotomu”, Antyo Rentjoko.
Jumat, 24 Februari 2012 | 17:10 WIB Prima SW

Mengapa Ibu Perlu Kenal Internet?

“Mengapa ibu-ibu perlu mengenal komputer dan internet?”
Jumat, 24 Februari 2012 | 17:07 WIB Prima SW

Perempuan Juga Jago ICT, Asal...

Di hari kedua (24/5) Jagongan Media Rakyat 2012, turut terlaksana Lokakarya “ICT for Woman: Memberdayakan atau Memperdaya?” Acara yang berlangsung di hall STPMD “APMD” ini, sesuai dengan sasaran pesertanya, dipadati peserta yang sebagian besar perempuan.
Jumat, 24 Februari 2012 | 17:04 WIB Prima SW

Paman Tyo: Kalau Dilarang, Menyamarlah Jadi Orang Malaysia

Jika orang lain menulis dan disisipi foto, mungkin Antyo Rentjoko sebaliknya: menggambar foto lalu disisipi tulisan. Antyo Rentjoko khas dengan foto-fotonya yang unik. Paman Tyo, begitu ia biasa disapa, kerap mengunggah sebuah foto dengan teks mengenai apa saja. Trotoar, politikus, papan reklame, bahkan lingerie. Jika belum mengenalnya, anda bisa mampir di situs agregator blog-blognya pada alamat antyo.rentjoko.net.
Jumat, 24 Februari 2012 | 16:37 WIB Swadesta Aria

Jebakan Betmen Penjahat Berdasi

Pers mainstream bisa duduk tenang karena memiliki badan hukum dan anggaran dasar yang jelas. Ketika jurnalisnya tersangkut kasus atau masalah, badan hukum tersebut bisa langsung bergerak. Namun, beda masalahnya bagi pewarta komunitas atau media komunitas lain yang tidak memiliki badan hukum. Mereka rentan terkena kriminalisasi yang bersifat kekerasan terhadap pewarta atau kriminalisasi gaya baru.
Jumat, 24 Februari 2012 | 14:19 WIB Nisrina Muthahari

Jambore Media Literasi: Televisi itu Merampas Hidup

Jumat 24/2 pukul 09.30-11.30 Wib di Hall STMD "APMD" riuh dengan kehadiran peserta jambore dari dua kota, Yogyakarta dan Semarang. Jambore kali ini dipesertai oleh ibu-ibu rumah tangga yang peduli dengan media literasi. Jambore dihadiri kurang lebih 40-an, Masyarakat Peduli Media (MPM), Lembaga Studi Pers dan Informasi (LESPI) dan mahasiswa muda yang tergabung dalam Forum Indonesia Muda (FMI).
Jumat, 24 Februari 2012 | 13:57 WIB Azwar Anas

BTS bukan Teknologi Haram

Ketika mendengar asumsi soal BTS adalah teknologi haram, seketika Onno W. Purbo pakar IT dari ICT Watch langsung terpingkal. Ia lalu diam, dan menjawab dengan santai dan bermain analogi "Apakah pisau itu juga haram?" Serentak, dijawab, "Tidak".
Jumat, 24 Februari 2012 | 13:22 WIB Prima SW

Suara Komunitas Menciptakan Perubahan Sosial

"Kita bukan (pelaku) jurnalisme (yang) cover both side, kita jurnalisme jujur!" Itulah yang diserukan Rifki Indrawan, pegiat Jaringan Radio Komunitas Lampung (JRKL). Dalam pertemuan bertajuk Dialog "Suara Komunitas": Gerakan pewartaan untuk Perubahan Sosial, di gedung STPMD "APMD" ruang A 11 (23/2), Rifki mengisahkan kekesalannya terhadap media komersial.

Tentang Jagongan Media Rakyat

BERKUMPUL... BERBAGI... BERGERAK....

Sebuah gelaran kolaboratif antarkomunitas untuk memperkuat peran media sebagai medium ekspresi warga menuju Indonesia lebih baik.

 

Hari ini bermedia perlahan menjadi habit. Salah satu kegiatan bermedia yang kian massif ialah internet yang membuka ruang bagi masyarakat untuk mengekspresikan gagasannya. Apalagi kini teknologi telepon selular berbasis internet semakin gampang diakses di pelbagai pelosok daerah Indonesia. Bukan hal aneh lagi jika warga desa mulai ngeblog, ngetweet, dan facebook-an.
 

Untuk daerah yang tak terjangkau akses internet, baik secara kabel pun nirkabel, media seperti radio komunitas yang sudah lebih tumbuh di pelosok desa menjadi alternatif media yang lebih tenar. Sampai kini tersebar lebih dari 600 radio komunitas di seluruh Indonesia. komunitas pun berkembang begitu pesat dan ditandai dengan banyaknya lembaga film independen dan festival film. Keterlibatan warga ini telah melahirkan genre baru dalam media, yaitu jurnalisme warga.
 

selengkapnya

Agenda per hari
Februari 2012

Profil Partisipan

BlankOn Linux

BlankOn Linux

Kegiatan yg diampu:

Masuk Situs

Pendukung

  • UII Net PT Global Prima Utama
  • Pengelola Domain .ID

Media Partner

Media Partner: Kedaulatan Rakyat
Media Partner: Koran Tempo

Penyelenggara