Kompleks Kampus STPMD "APMD" Yogyakarta, 23 - 25 Februari 2012
  • 5 Jogja Go Open Source
    Berbagi pengalaman Pemkot Jogjakarta dan Komunitas Open Source memanfaatkan open source di dunia pemerintahan. Pemkot Jogjakarta telah memanfaatkan open source di Puskesmas untuk pelayanan publik.
  • 5 Mengawal Revisi Undang-Undang Penyiaran
    Sampai kini, masih berlangsung proses perubahan Undang-Undang No 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran. Ada banyak poin yang merugikan penyiaran komunitas. Banyak perubahan yang justur menguntungkan penyiaran swasta atau pengusaha. Poin-poin mana saja yang merugikan penyiaran komunitas? Dan bagaimana langkah selanjutnya yang akan ditempuh oleh media komunitas? Dialog ini akan merancangnya.
  • 5 "Ekspedisi Zamrud Khatulistiwa"
    Dua wartawan, satu senior, satu junior, berkeliling ke seantero Indonesia untuk mendokumentasikan kehidupan di 100 pulau dalam 40 gugus kepulauan hanya dengan dua motor Honda Win yang dimodifikasi jadi trail. Butuh waktu selama 8 bulan untuk menuntaskan perjalanan panjang itu (Mei-Desember 2009).
  • 5 Pewarta warga
    Pewarta warga (citizen journalism) menjadi sangat populer seiring makin banyaknya media yang dikelola oleh suatu komunitas maupun individu. Keberadaan pewarta warga diyakini mampu menjadi penyeimbang atas kecenderungan media arus utama yang bersifat terpusat dan hegemonik. Sayangnya, belum banyak referensi yang bersifat panduan (how to) bagi pewarta warga untuk menjalankan aktivitasnya.
  • 5 Mengkritisi Kebijakan Telematika di Indonesia
    Pemerintah dan DPR saat ini sedang membahas RUU Konvergensi Telematika. Regulasi ini rencananya akan mengatur bidang penyiaran, telekomunikasi, dan informatika dalam satu undang-undang. Alasan dibalik pemberlakukan UU Konvergensi ini adalah untuk mengintegrasikan regulasi di bidang telematika yang saat ini diatur secara terpisah. Namun jika proses pembahasannya tidak diawasi dengan baik, regulasi ini berpotensi menjadi alat kontrol pemerintah terutama terhadap media penyiaran dan online.
Kliping,
  Sabtu, 18 Februari 2012 | 16:49 WIB


JMR 2012 Digelar di Yogya

YOGYA (KRjogja.com) - Jagongan Media Rakyat 2012 yang mempertemukan kalangan ahli dan pegiat media untuk berbagi pengetahuan sekaligus memperluas jaringan, dijadwalkan berlangsung di Yogyakarta, 23-25 Februari.

Koordinator acara Jagongan Media Rakyat (JMR) 2012 Akhmad Nasir di Yogyakarta, Sabtu, mengatakan kegiatan yang diselenggarakan oleh COMBINE Resource Institution (CRI) ini, rencananya akan dihadiri sekitar 2.000 orang.

Menurut dia, CRI yang merupakan lembaga nirlaba yang memfokuskan kegiatannya di bidang sistem informasi berbasis komunitas itu, menggelar JMR setiap dua tahun.

Para peserta akan menghadiri satu seminar nasional, 34 lokakarya, 10 acara dialog, lima diskusi film, dan enam sesi pentas seni, selama tiga hari, Kamis hingga Sabtu (23 - 25 Februari) mendatang di kampus Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa (STPMD) "APMD" Yogyakarta.

"Dua tahun lalu JMR 2010 berhasil mempertemukan banyak pihak dengan keragaman kompetensi serta wilayah untuk saling berbagi pengetahuan, sekaligus memperluas jaringan," kata Akhmad Nasir.

Kini, kata dia, JMR 2012 menawarkan berbagai cerita inspiratif dan pengetahuan dari banyak ahli serta pegiat media yang berguna untuk memperkuat gerakan media rakyat.

Ia mengatakan JMR 2012 akan diawali dengan seminar nasional bertajuk "Basis Data Desa sebagai Rujukan Rencana Pembangunan di Perdesaan".

Seminar tersebut merupakan hasil dan penyebaran ide sistem informasi desa (SID) berbasis teknologi informasi dan komunikasi (TIK) yang telah dikembangkan CRI selama tiga tahun terakhir di beberapa desa yang jauh dari jangkauan pusat kekuasaan dan usaha (kota).

Usai seminar, peserta dan pengunjung bebas untuk memilih acara lain di JMR 2012 yang diselenggarakan serentak di sejumlah ruangan di kampus STPMD "APMD".

"Bagi mereka yang tertarik jurnalisme, bisa mengikuti kelasnya Farid Gaban, wartawan senior yang akan memberikan pengantar tentang `jurnalisme invesigasi`. Sedangkan bagi yang ingin tahu bagaimana raksasa media menghegemoni opini publik, silakan masuk ke kelasnya Yanuar Nugroho, pengajar University of Manchester, Inggris dan peneliti di Center for Innovation, Policy & Governance (CIPG) tentang peta penguasaan industri media di Indonesia," katanya. (Ant/Tom)

http://krjogja.com/read/119136/jmr-2012-digelar-di-yogya.kr


  • dibaca 774x

Pendukung

  • UII Net PT Global Prima Utama
  • Pengelola Domain .ID

Media Partner

Media Partner: Kedaulatan Rakyat
Media Partner: Koran Tempo

Penyelenggara