Kompleks Kampus STPMD "APMD" Yogyakarta, 23 - 25 Februari 2012
  • 5 Pengantar Jurnalisme Investigasi
    Jurnalisme investigasi itu sulit karena ia harus mengungkap sesuatu yang tersembunyi atau disembunyikan. Oleh karena itu, jurnalisme butuh kerja ekstra yaitu kompilasi antara pemakaian dokumen, informan, dan rekaman. Tidak hanya mengumpulkan, tapi menguak informasi dan data dari segala sumber apakah dapat dipercaya atau sekadar bohong.
  • 5 Katakan dengan Fotomu
    Foto yang kuat tentu dihasilkan dari kamera yang hebat. Dengan harga jutaan rupiah yang mampu mengambil banyak warna dan objek secara tajam baik dari jarak jauh mupun dekat. Tetapi bagi seorang blogger semacam Pamantyo, anggapan tersebut tidak berlaku.
  • 5 Menangkal Dampak Negatif Internet terhadap Anak dan Murid
    Internet adalah gudangnya informasi dan pengetahuan. Namun tanpa arahan yang jelas, anak atau murid kita bisa terjerumus ke hal yang dapat merugikan dirinya lantaran Internet. Untuk itu perlu ada strategi untuk mengenalkan Internet sejak dini di tengah keluarga.
  • 5 Memanfaatkan Teknologi Interactive Voice Respons (IVR)
    Interactive Voice Respons (IVR) adalah sistem telepon otomatis yang berinteraksi dengan pemanggil. Sistim IVR dapat merespon panggilan dengan menggunakan suara yang telah direkam terlebih dahulu, kepada pemanggil untuk pemrosesan berikutnya. Sistem IVR menerima kombinasi input suara dan pemilihan berdasarkan penekanan keypad telepon dan menghasilkan respons dalam bentuk suara, fax, callback, email atau media yang lain. Di lokakarya ini Anda akan dipandu secara ringkas bagaimana memanfaatkan IVR.
  • 5 Ngintip Proses Pengarsipan Indonesian Visual Art Archive (IVAA)
    Sejak 1995, IVAA (mulanya bernama Yayasan Seni Cemeti-YSC) fokus pada usaha pemberdayaan infrastruktur seni rupa. Mereka bekerja untuk menjadi pusat data, riset, dan dokumentasi seni rupa Indonesia, dan juga sebagai lembaga manajemen dan pengembangan infrastruktur seni rupa.
Kliping,
  Sabtu, 18 Februari 2012 | 16:49 WIB


JMR 2012 Digelar di Yogya

YOGYA (KRjogja.com) - Jagongan Media Rakyat 2012 yang mempertemukan kalangan ahli dan pegiat media untuk berbagi pengetahuan sekaligus memperluas jaringan, dijadwalkan berlangsung di Yogyakarta, 23-25 Februari.

Koordinator acara Jagongan Media Rakyat (JMR) 2012 Akhmad Nasir di Yogyakarta, Sabtu, mengatakan kegiatan yang diselenggarakan oleh COMBINE Resource Institution (CRI) ini, rencananya akan dihadiri sekitar 2.000 orang.

Menurut dia, CRI yang merupakan lembaga nirlaba yang memfokuskan kegiatannya di bidang sistem informasi berbasis komunitas itu, menggelar JMR setiap dua tahun.

Para peserta akan menghadiri satu seminar nasional, 34 lokakarya, 10 acara dialog, lima diskusi film, dan enam sesi pentas seni, selama tiga hari, Kamis hingga Sabtu (23 - 25 Februari) mendatang di kampus Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa (STPMD) "APMD" Yogyakarta.

"Dua tahun lalu JMR 2010 berhasil mempertemukan banyak pihak dengan keragaman kompetensi serta wilayah untuk saling berbagi pengetahuan, sekaligus memperluas jaringan," kata Akhmad Nasir.

Kini, kata dia, JMR 2012 menawarkan berbagai cerita inspiratif dan pengetahuan dari banyak ahli serta pegiat media yang berguna untuk memperkuat gerakan media rakyat.

Ia mengatakan JMR 2012 akan diawali dengan seminar nasional bertajuk "Basis Data Desa sebagai Rujukan Rencana Pembangunan di Perdesaan".

Seminar tersebut merupakan hasil dan penyebaran ide sistem informasi desa (SID) berbasis teknologi informasi dan komunikasi (TIK) yang telah dikembangkan CRI selama tiga tahun terakhir di beberapa desa yang jauh dari jangkauan pusat kekuasaan dan usaha (kota).

Usai seminar, peserta dan pengunjung bebas untuk memilih acara lain di JMR 2012 yang diselenggarakan serentak di sejumlah ruangan di kampus STPMD "APMD".

"Bagi mereka yang tertarik jurnalisme, bisa mengikuti kelasnya Farid Gaban, wartawan senior yang akan memberikan pengantar tentang `jurnalisme invesigasi`. Sedangkan bagi yang ingin tahu bagaimana raksasa media menghegemoni opini publik, silakan masuk ke kelasnya Yanuar Nugroho, pengajar University of Manchester, Inggris dan peneliti di Center for Innovation, Policy & Governance (CIPG) tentang peta penguasaan industri media di Indonesia," katanya. (Ant/Tom)

http://krjogja.com/read/119136/jmr-2012-digelar-di-yogya.kr


  • dibaca 814x

Pendukung

  • UII Net PT Global Prima Utama
  • Pengelola Domain .ID

Media Partner

Media Partner: Kedaulatan Rakyat
Media Partner: Koran Tempo

Penyelenggara