Kompleks Kampus STPMD "APMD" Yogyakarta, 23 - 25 Februari 2012
Berita,
  Jumat, 24 Februari 2012 | 14:19 WIB


Jambore Media Literasi: Televisi itu Merampas Hidup

Jumat 24/2 pukul 09.30-11.30 Wib di Hall STMD "APMD" riuh dengan kehadiran peserta jambore dari dua kota, Yogyakarta dan Semarang. Jambore kali ini dipesertai oleh ibu-ibu rumah tangga yang peduli dengan media literasi. Jambore dihadiri kurang lebih 40-an, Masyarakat Peduli Media (MPM), Lembaga Studi Pers dan Informasi (LESPI) dan mahasiswa muda yang tergabung dalam Forum Indonesia Muda (FMI).

Di sini peserta dari dua kota saling berbagi informasi mengenai pengaruh-pengaruh media terhadap diri maupun lingkungan sosialnya. “Berkurangnya nilai-nilai keindonesiaan itu salah satunya dari televisi,” ujar Humaini peserta jambore dari Semarang. Senada dengan Humaini, salah seorang Ibu rumah tangga asal Wirobrajan mengakui bahwa televisi sekarang isinya monoton sekaligus bersifat candu. “Semisal program sinetron itu seringkali menjadi candu, seolah-olah jika nggak melihat akan terganggu,” katanya.

Liliek Budiastuti Wiratmo dari STIKOM Semarang mengatakan bahwa media seperti televisi begitu merampas hidup, sedangkan gerakan-gerakan masyarakat yang sadar media literasi masih lemah bila dibandingkan dengan pengaruh yang diberikan televisi saat ini. “Perlu gerakan yang lebih masif untuk menggugat televisi agar memberikan tontonan-tontonan yang lebih edukatif,” ujar Irene peserta dari Semarang.

Sebenarnya apa itu media literasi? Media literasi merunut pengertian dari National Communication Assosiation (NCA) adalah kemampuan untuk mengakses, menikmati, memaknai, menganalisa, memproduksi, dan menilai pesan-pesan serta ragam kombinas-kombinasi media cetak, visual, maupun digital.

 


  • dibaca 1481x

Pendukung

  • UII Net PT Global Prima Utama
  • Pengelola Domain .ID

Media Partner

Media Partner: Kedaulatan Rakyat
Media Partner: Koran Tempo

Penyelenggara