Kompleks Kampus STPMD "APMD" Yogyakarta, 23 - 25 Februari 2012
  • 5 Sekolah Jurnalistik via Online
    Sekolah tidak perlu ruang kelas yang nyaman dengan AC dan meja yang meja-kursi yang bersih. Tidak pula butuh guru atau dosen yang memegang gelar mentereng nan banyak. Sekolah bisa diwujudkan cukup dengan jaringan interne.
  • 5 Online Media Research: Konten Laris Manis, Bagaimana?
    Membuat konten di media online ataupun media sosial tidaklah sulit. Tetapi tidak semua konten akan dapat menarik minat pembaca/pengakses. Perlu ada pemahaman tentang apa yang dibutuhkan dan/atau diminati pembaca dan bagaimana memenuhinya.
  • 5 Membaca Tanda Alam lewat Burung
    Clive Walker, seorang petualang Inggris yang menghabiskan sebagian hidupnya di Bostwana, Afrika, dan berdekatan dengan hewan-hewan liar, percaya kalau mereka punya rasa yang amat tajam. Ia mengatakan, "Wildlife seem to be able to pick up certain phenomenon, especially birds ... there are many reports of birds detecting impending disasters (Satwa liar tampaknya mampu mengambil fenomena tertentu, terutama burung... ada banyak laporan yang mengatakan kalau burung mampu mendeteksi bencana yang akan datang)."
  • 5 Akber Jogja: Click Activism, Kepedulian Alakadarnya?
    Click activism, alias gerakan yang dilakukan di ranah maya, dipercaya bisa mencetuskan berbagai aksi sosial di lapangan. Tetapi banyak juga yang skeptis memandang gerakan tersebut tersebut sebagai kepedulian alakadarnya tanpa punya peran dan makna penting. Selain lokakarya, forum ini juga menjadi ajang peluncuran e-book "10 Taktik Ubah Informasi Menjadi Aksi".
  • 5 Bangun Desa dengan Data
    Sebenarnya, berbagai indikator dasar dan penentu definisi kemiskinan dengan mudah dapat diketahui tanpa survei sosial dan tabel-tabel statistik. Seorang disebut miskin jika ia tidak mampu makan dua kali sehari (2100 kalori/hari), tidak memiliki akses terhadap sandang dan papan, serta tidak mampu mengupayakan layanan kesehatan bagi keluarga mereka.
Berita,
  Jumat, 24 Februari 2012 | 17:29 WIB


Ruangan Kecil, Peserta Tetap Antusias

Lokakarya bertajuk "Online Media Research: Konten Laris Manis Bagaimana?" hari Jumat (24/2) dihadiri banyak peserta. Banyaknya peserta yang memenuhi ruang A5 STPMD "APMD" ini sedikit membuat panitia kewalahan.

"Banyaknya peserta gak sebanding ma ruangan yang terlalu kecil. Kita tadi jadi sering ngangkatin kursi. Apalagi narasumbernya banyak. Padahal, topik dan narasumbernya menarik," ungkap Yosep, salah satu panitia.

Alvani, salah satu peserta lokakarya juga berpendapat hal yang sama dengan Yosep.

"Memang sih ruangnya kecil, panas juga. Tapi materi ma pembicaranya bagus kok," kata mahasiswi UNY yang ditemui sehabis acara.

Lokakarya ini menghadirkan empat narasumber yang sudah sering bergelut dengan dunia online. Masing-masing narasumber tersebut adalah Pengelola @Jogjaupdate Pakdhe Senggol, Associate Dean Stikom LSPR Jakarta Fiona Suwana, Pewarta Portal SuaraKomunitas.net Yana Novandi, dan konsultan vikim.com Budi Putra.

Lokakarya dimulai sejak pukul 09.00 sampai 12.00 WIB. Selama acara, 50 peserta yang hadir sangat antusias. Ini terlihat dari banyaknya peserta yang hendak bertanya pada narasumber. Akan tetapi, karena keterbatasan waktu, hanya tiga penanya yang bisa berdialog dengan narasumber.

Dalam lokakarya, masing-masing narasumber berbicara mengenai konten online yang biasa mereka geluti. Budi Putra, memberikan trik bagaimana konten online agar dapat disukai masyarakat. Begitu pula dengan Pakdhe Senggol dan Yana Noviadi. Sedangkan Fiona banyak memberikan data mengenai perbedaan bentuk penulisan online dan berita cetak.

Acara ini merupakan rangkaian Jagongan Media Rakyat (JMR) 2012. Sejak hari pertama hingga sampai berita ini diturunkan telah digelar 18 Lokakarya dari 40 Lokakarya yang direncanakan.


  • dibaca 1027x

Pendukung

  • UII Net PT Global Prima Utama
  • Pengelola Domain .ID

Media Partner

Media Partner: Kedaulatan Rakyat
Media Partner: Koran Tempo

Penyelenggara