Kompleks Kampus STPMD "APMD" Yogyakarta, 23 - 25 Februari 2012
  • 5 "Ande-Ande Lumut"
    Syahdan, di tengah hutan, Pangeran Kusumayuda dari Banyuarum bertemu dengan Klenting Kuning. Tanpa berkenalan mereka saling mengingat. Pangeran Kusumayuda membatin, gadis itu merupakan calon permaisuri Kerajaan Banyuarum yang paling pas. Sayang, mereka tak pernah bersua lagi.
  • 5 Online Media Research: Konten Laris Manis, Bagaimana?
    Membuat konten di media online ataupun media sosial tidaklah sulit. Tetapi tidak semua konten akan dapat menarik minat pembaca/pengakses. Perlu ada pemahaman tentang apa yang dibutuhkan dan/atau diminati pembaca dan bagaimana memenuhinya.
  • 5 Memanfaatkan Teknologi Interactive Voice Respons (IVR)
    Interactive Voice Respons (IVR) adalah sistem telepon otomatis yang berinteraksi dengan pemanggil. Sistim IVR dapat merespon panggilan dengan menggunakan suara yang telah direkam terlebih dahulu, kepada pemanggil untuk pemrosesan berikutnya. Sistem IVR menerima kombinasi input suara dan pemilihan berdasarkan penekanan keypad telepon dan menghasilkan respons dalam bentuk suara, fax, callback, email atau media yang lain. Di lokakarya ini Anda akan dipandu secara ringkas bagaimana memanfaatkan IVR.
  • 5 ICT for Woman: Memberdayakan atau Memperdaya?
    Sudah mulai banyak program sosialisasi untuk mengenalkan perempuan kepada information & communication technology (ICT). Tetapi sedikit yang ternyata memberikan manfaat apapun kepada perempuan. Kebutuhan perempuan bisa jadi memang unik.
  • 5 Pengantar Jurnalisme Investigasi
    Jurnalisme investigasi itu sulit karena ia harus mengungkap sesuatu yang tersembunyi atau disembunyikan. Oleh karena itu, jurnalisme butuh kerja ekstra yaitu kompilasi antara pemakaian dokumen, informan, dan rekaman. Tidak hanya mengumpulkan, tapi menguak informasi dan data dari segala sumber apakah dapat dipercaya atau sekadar bohong.

24 Feb 2012 09:00 - 15:00 WIB : Hall

Ibu Rumah Tangga Melek TV

Televisi merupakan media massa yang paling banyak diakses masyarakat dengan tingkat penetrasi di atas 90 persen. Sayangnya kualitas tayangan program televisi sarat dengan muatan kekerasan dan sihir konsumsi.

Untuk itu, perlu gerakan di masyarakat agar bijaksana memilih tayangan televisi terutama bagi anak-anak yang dimulai dari para ibu rumah tangga. Menghentikan menonton televisi memang tidak serta merta bisa dilakukan di kalangan masyarakat. Masyarakat bisa tetap menonton televisi namun harus disertai sikap kritis karena masih banyak tayangan televisi yang layak ditonton.

Workshop ini akan membahas tentang bagaimana menjadi penonton TV yang kritis. Kemampuan ini perlu dimiliki setiap orang tua untuk mendampingi anak saat mengakses tayangan televisi.
Pengisi Acara
Masyarakat Peduli Media (MPM) Yogyakarta

Masyarakat Peduli Media (MPM) Yogyakarta


Masyarakat Peduli Media (MPM) Yogyakarta

Pendukung

  • UII Net PT Global Prima Utama
  • Pengelola Domain .ID

Media Partner

Media Partner: Kedaulatan Rakyat
Media Partner: Koran Tempo

Penyelenggara