Kompleks Kampus STPMD "APMD" Yogyakarta, 23 - 25 Februari 2012
  • 5 "Ekspedisi Zamrud Khatulistiwa"
    Dua wartawan, satu senior, satu junior, berkeliling ke seantero Indonesia untuk mendokumentasikan kehidupan di 100 pulau dalam 40 gugus kepulauan hanya dengan dua motor Honda Win yang dimodifikasi jadi trail. Butuh waktu selama 8 bulan untuk menuntaskan perjalanan panjang itu (Mei-Desember 2009).
  • 5 Wikisaster Management: Pengalaman JALIN Merapi Mengelola Informasi Bencana
    Apa jadinya kalau bencana dikelola? Tentu saja akan memperkecil kerugian. Dengan mengelola bencana (alam atau buatan manusia), kerusakan fisik bisa ditekan. Kehilangan nyawa mampu diperkecil jumlahnya. Dan proses pemulihan bisa dilakukan lebih cepat dan tepat.
  • 5 Pengantar Jurnalisme Investigasi
    Jurnalisme investigasi itu sulit karena ia harus mengungkap sesuatu yang tersembunyi atau disembunyikan. Oleh karena itu, jurnalisme butuh kerja ekstra yaitu kompilasi antara pemakaian dokumen, informan, dan rekaman. Tidak hanya mengumpulkan, tapi menguak informasi dan data dari segala sumber apakah dapat dipercaya atau sekadar bohong.
  • 5 "Komunikasi Bencana"
    Indonesia merupakan negara yang menghadapi ancaman bencana cukup besar. Dalam penanggulangan bencana, komunikasi menjadi salah satu faktor penting yang akan mempengaruhi kemampuan mengantisipasi dan merespon ancaman bencana. Bagaimana ilmu komunikasi memberi sumbangan terhadap penanggulangan bencana, merupakan salah satu pertanyaan yang akan dijawab dalam bedah buku "Komunikasi Bencana" ini.
  • 5 Jurnalisme Kebencanaan
    Pewarta maupun awak media meanstream di Indonesia adalah pekerja yang tidak dibentuk atau disiapkan sebagai pewarta di wilayah bencana sehingga yang terjadi adalah atas proses yang tidak direncanakan dan kebanyakan adalah Shock reporting, tidak adanya panduan pewartaan yang telah di konvergensi dengan isu-isu kebencanaan.

24 Feb 2012 09:00 - 15:00 WIB : Hall

Ibu Rumah Tangga Melek TV

Televisi merupakan media massa yang paling banyak diakses masyarakat dengan tingkat penetrasi di atas 90 persen. Sayangnya kualitas tayangan program televisi sarat dengan muatan kekerasan dan sihir konsumsi.

Untuk itu, perlu gerakan di masyarakat agar bijaksana memilih tayangan televisi terutama bagi anak-anak yang dimulai dari para ibu rumah tangga. Menghentikan menonton televisi memang tidak serta merta bisa dilakukan di kalangan masyarakat. Masyarakat bisa tetap menonton televisi namun harus disertai sikap kritis karena masih banyak tayangan televisi yang layak ditonton.

Workshop ini akan membahas tentang bagaimana menjadi penonton TV yang kritis. Kemampuan ini perlu dimiliki setiap orang tua untuk mendampingi anak saat mengakses tayangan televisi.
Pengisi Acara
Masyarakat Peduli Media (MPM) Yogyakarta

Masyarakat Peduli Media (MPM) Yogyakarta


Masyarakat Peduli Media (MPM) Yogyakarta

Pendukung

  • UII Net PT Global Prima Utama
  • Pengelola Domain .ID

Media Partner

Media Partner: Kedaulatan Rakyat
Media Partner: Koran Tempo

Penyelenggara