Kompleks Kampus STPMD "APMD" Yogyakarta, 23 - 25 Februari 2012
  • 5 Ngeblog dari A-Z
    Weblog (biasa disingkat blog) tumbuh bak jamur di musim hujan. Banyak blogger yang mengelola dengan asal-asalan. Namun tak sedikit blog yang dikelola dengan serius sehingga tak hanya menhasilkan muatan yang bermanfaat namun juga bisa menjadi pendulang uang bagi pemiliknya. Bagaimana mengelola blog dengan baik? Bagaimana agar blog tak hanya bermanfaat bagi pengunjung, namun juga memberi kontribusi penting dalam membangun reputasi dan financial bagi pemiliknya? Lokakarya ini akan mengupas tuntas dunia blogging.
  • 5 Jurnalisme Kebencanaan
    Pewarta maupun awak media meanstream di Indonesia adalah pekerja yang tidak dibentuk atau disiapkan sebagai pewarta di wilayah bencana sehingga yang terjadi adalah atas proses yang tidak direncanakan dan kebanyakan adalah Shock reporting, tidak adanya panduan pewartaan yang telah di konvergensi dengan isu-isu kebencanaan.
  • 5 Pengarusutamaan Jender pada Media Komunitas
    Workshop ini membedah stategi pengarusutamaan gender di media komunitas, baik dalam struktur kelembagaan, isi siaran, maupun pengemasan materi siaran. Kegiatan ini penting diikuti bagi para pegiat media komunitas yang memiliki perhatian pada keadilan, termasuk keadilan jender.
  • 5 Menangkal Dampak Negatif Internet terhadap Anak dan Murid
    Internet adalah gudangnya informasi dan pengetahuan. Namun tanpa arahan yang jelas, anak atau murid kita bisa terjerumus ke hal yang dapat merugikan dirinya lantaran Internet. Untuk itu perlu ada strategi untuk mengenalkan Internet sejak dini di tengah keluarga.
  • 5 Bangun Desa dengan Data
    Sebenarnya, berbagai indikator dasar dan penentu definisi kemiskinan dengan mudah dapat diketahui tanpa survei sosial dan tabel-tabel statistik. Seorang disebut miskin jika ia tidak mampu makan dua kali sehari (2100 kalori/hari), tidak memiliki akses terhadap sandang dan papan, serta tidak mampu mengupayakan layanan kesehatan bagi keluarga mereka.

23 Feb 2012 19:00 - 21:00 WIB : Panggung Pentas

"Ande-Ande Lumut"

Syahdan, di tengah hutan, Pangeran Kusumayuda dari Banyuarum bertemu dengan Klenting Kuning. Tanpa berkenalan mereka saling mengingat. Pangeran Kusumayuda membatin, gadis itu merupakan calon permaisuri Kerajaan Banyuarum yang paling pas. Sayang, mereka tak pernah bersua lagi.

Selang beberapa tahun, muncul sebuah pengumuman tentang pemuda yang bernama Ande-Ande Lumut sedang mencari istri. Klenting Kuning malas mengikuti sayembara itu. Dia masih teringat dengan Pangeran Kusumayuda. Padahal, tanpa diketahuinya Ande-Ande Lumut adalah samaran dari Pangeran Kusumayuda.

Di tangan para pewarta warga yang tergabung dalam Saluran Informasi Akar Rumput (SIAR) Yogyakarta, cerita rakyat Ande-Ande Lumut itu coba diejawantahkan dalam kehidupan kini. Bukan lagi tentang kisah sentimentil. Dengan suguhan cerita yang lebih segar dan konyol, SIAR akan menyentil isu-isu jender, keterbukaan informasi publik, tata pemerintahan tingkat lokal, sampai isu terpanas hari ini.

Inilah satu cara SIAR untuk melihat, membaca, dan mengatakan apa yang teradi di negeri ini, hari ini.
Pengisi Acara
Saluran Informasi Akar Rumput (SIAR) Yogyakarta

Saluran Informasi Akar Rumput (SIAR) Yogyakarta


Saluran Informasi Akar Rumput (SIAR) Yogyakarta

Pendukung

  • UII Net PT Global Prima Utama
  • Pengelola Domain .ID

Media Partner

Media Partner: Kedaulatan Rakyat
Media Partner: Koran Tempo

Penyelenggara