Kompleks Kampus STPMD "APMD" Yogyakarta, 23 - 25 Februari 2012
  • 5 Peta Penguasaan Industri Media di Indonesia
    Keluar mulut penguasa, masuk mulut pengusaha! Demikianlah nasib media di Indonesia saat ini. Bagaimana peta penguasaan industri media? Siapa saja penguasa media? Bagaimana cara kerja mereka? Bagaimana pegiat media komunitas menyikapi situasi ini?
  • 5 Bikin Bahasa Daerahmu Jadi Bahasa Komputer
    Workshop ini mengajak peserta untuk membuat bahasa antarmuka (GUI) sistem operasi komputer (BlankOn Linux) dalam bahasa daerah. Proyek alihbahasa dan pengembangan Blankon Linux dalam bahasa daerah sudah dilakukan oleh Komunitas BlankOn Banyumas (Bahasa Banyumas) dan Priangan Timur (Bahasa Sunda). Lewat antarmuka bahasa daerah, para pengguna komputer yang tidak memiliki kemampuan bahasa Inggris bisa mengakses teknologi itu secara lebih mudah.
  • 5 Konsolidasi Buruh Migran di Dunia Maya
    Di sini peserta akan berdialog dan berbagi pengalaman pemanfaatan TIK untuk memantau migrasi tenaga kerja Indonesia di sejumlah negara. Dari persiapan migrasi, saat migrasi, dan sesudah migrasi. Pusat Sumber Daya Buruh Migran akan berbagi tentang pengalamannya mendampingi para buruh migran untuk saling berkonsolidasi melakukan advokasi kasus, menyelamatkan kawan, dan memengaruhi kebijakan pemerintah di sektor buruh migran.
  • 5 Mengkritisi Kebijakan Telematika di Indonesia
    Pemerintah dan DPR saat ini sedang membahas RUU Konvergensi Telematika. Regulasi ini rencananya akan mengatur bidang penyiaran, telekomunikasi, dan informatika dalam satu undang-undang. Alasan dibalik pemberlakukan UU Konvergensi ini adalah untuk mengintegrasikan regulasi di bidang telematika yang saat ini diatur secara terpisah. Namun jika proses pembahasannya tidak diawasi dengan baik, regulasi ini berpotensi menjadi alat kontrol pemerintah terutama terhadap media penyiaran dan online.
  • 5 Jogja Go Open Source
    Berbagi pengalaman Pemkot Jogjakarta dan Komunitas Open Source memanfaatkan open source di dunia pemerintahan. Pemkot Jogjakarta telah memanfaatkan open source di Puskesmas untuk pelayanan publik.

24 Feb 2012 09:00 - 15:00 WIB : Ruang Kelas 4

Jurnalisme Kebencanaan

BERKAS PENYERTA (2)
  • TOR Jurnalisme Kebencanaan.docdownload file
Pewarta maupun awak media meanstream di Indonesia adalah pekerja yang tidak dibentuk atau disiapkan sebagai pewarta di wilayah bencana sehingga yang terjadi adalah atas proses yang tidak direncanakan dan kebanyakan adalah Shock reporting, tidak adanya panduan pewartaan yang telah di konvergensi dengan isu-isu kebencanaan.

Apabila kita bandingkan dengan jenis pelaporan yang dilakukan oleh pewarta di indonesia dengan Jepang maka yang terjadi adalah bertolak belakang. Di Jepang, dalam keadaan bencana semua media sangat sedikit bahkan tidak ada yang memberitakan informasi kebencanaan dengan penyertaan gambar maupun ilustrasi kesedihan atau pun mengenaskan. Mereka banyak memberitakan informasi yang lebih memompa optimisme dan kebangkitan.

Di Indonesia ketika ada bencana yang terjadi di sebuah wilayah maka kita masih saja menemukan pertanyaan-pertanyaan dari pewarta yang sangat tidak manusiawi, misalnya, Bagaimana perasaan anda ketika kehilangan anggota keluarga yang jadi korban bencana ini?" Atau ilustrasi mayat korban yang di close-up sampai menimbulkan begitu ngerinya bencana tersebut.

Workshop "Jurnalisme Kebencanaan" bertujuan untuk memahamkan peran media dalam meliput bencana serta seluk-beluk apa saja yang boleh dan tidak bagi pewarta saat meliput bencana.
Pengisi Acara
Pito Agustin Rudian

Pito Agustin Rudian


Aliansi Jurnalis Independen Yogyakarta
Satryo Arismunandar

Satryo Arismunandar


Trans Corp.
Ahmad Arif

Ahmad Arif


Kompas

Pendukung

  • UII Net PT Global Prima Utama
  • Pengelola Domain .ID

Media Partner

Media Partner: Kedaulatan Rakyat
Media Partner: Koran Tempo

Penyelenggara