Kompleks Kampus STPMD "APMD" Yogyakarta, 23 - 25 Februari 2012
  • 5 Membaca Tanda Alam lewat Burung
    Clive Walker, seorang petualang Inggris yang menghabiskan sebagian hidupnya di Bostwana, Afrika, dan berdekatan dengan hewan-hewan liar, percaya kalau mereka punya rasa yang amat tajam. Ia mengatakan, "Wildlife seem to be able to pick up certain phenomenon, especially birds ... there are many reports of birds detecting impending disasters (Satwa liar tampaknya mampu mengambil fenomena tertentu, terutama burung... ada banyak laporan yang mengatakan kalau burung mampu mendeteksi bencana yang akan datang)."
  • 5 Mengembangkan Software untuk Sistem Informasi Desa (SID)
    Aplikasi Sistem Informasi Desa (SID) adalah Free and Open Source Software. Bagaimana saya bisa mempelajari arsitektur sistem dan source code aplikasi SID? Bagaimana tahap-tahap pengembangan aplikasi SID selama ini dilakukan? Apakah saya bisa ikut serta mengembangkan software SID? Dan sejauh mana aplikasi SID akan dikembangkan bersama komunitas teknologi informasi?
  • 5 Menjadi Fasilitator Sistem Informasi Desa (SID)
    Sistem Informasi Desa (SID) adalah platform pengelolaan sumber daya komunitas di tingkat desa. SID membuka peluang bagi komunitas desa untuk mampu mengelola sumber daya secara mandiri. Dengan dukungan teknologi informasi, SID dibangun sebagai sebuah sistem multimedia. Jika desa saya ingin memiliki SID, apa saja yang harus dilakukan? Siapa yang harus berperan untuk membangun dan mengelola SID di desa? Apa saja syarat teknis dan non-teknis yang harus disiapkan oleh desa? Dengan siapa kami harus bekerja sama? Bagaimana SID bisa dikelola dan dimanfaatkan untuk kepentingan desa?
  • 5 "Ekspedisi Zamrud Khatulistiwa"
    Dua wartawan, satu senior, satu junior, berkeliling ke seantero Indonesia untuk mendokumentasikan kehidupan di 100 pulau dalam 40 gugus kepulauan hanya dengan dua motor Honda Win yang dimodifikasi jadi trail. Butuh waktu selama 8 bulan untuk menuntaskan perjalanan panjang itu (Mei-Desember 2009).
  • 5 Inovasi Akar Rumput
    "Bumi, air, dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat". Pasal yang termaktub dalam dokumen negara ini menjadi kontradiktif jika melihat kenyataan bahwa kini sektor-sektor strategis seperti air, pangan, energi, dan teknologi informasi-komunikasi telah menjadi komoditas yang hanya dikuasai segelintir orang.

24 Feb 2012 19:00 - 21:00 WIB : Laboratorium Komputer

Pewarta warga

Pewarta warga (citizen journalism) menjadi sangat populer seiring makin banyaknya media yang dikelola oleh suatu komunitas maupun individu. Keberadaan pewarta warga diyakini mampu menjadi penyeimbang atas kecenderungan media arus utama yang bersifat terpusat dan hegemonik. Sayangnya, belum banyak referensi yang bersifat panduan (how to) bagi pewarta warga untuk menjalankan aktivitasnya.

Buku "Pewarta Warga" yang akan dibedah dalam dialog ini merupakan hasil pengalaman pewarta warga yang tergabung dalam Suara Komunitas. Sebelum terbit naskah dalam buku ini telah diujicobakan pada pewarta warga di Suara Komunitas (suarakomunitas.net).
Pengisi Acara
Yossy Suparyo

Yossy Suparyo


Pimred Suara Komunitas
Bambang Muryanto

Bambang Muryanto


Peace and Conflict Journalism Network (PECOJON)
Akhmad Rovahan

Akhmad Rovahan


Jaringan Radio Komunitas Indonesia
Sarwono

Sarwono


Suara Komunitas COMBINE Resource Institution

Tautan terkait:

Pendukung

  • UII Net PT Global Prima Utama
  • Pengelola Domain .ID

Media Partner

Media Partner: Kedaulatan Rakyat
Media Partner: Koran Tempo

Penyelenggara